7 Nomor yang Dipensiunkan dari Medan MotoGP, Ada Angka Keramat Marco Simoncelli

NOMOR motor menjelma salah satu hal penting bagi seorang pembalap saat berkarier di MotoGP. Sebab, nomor motor ini akan menjaid pembela atau memberi ciri khas kepada seorang pembalap.

Salah satunya terlihat pada sosok Valentino Rossi dengan serba-serbi kehidupannya kini sudah betul dikaitkan erat dengan nomor 46. Ia bahkan menamai akademi balapnya dengan nama Academy VR46.

Lantaran bersifat khusus buat seorang pembalap, pihak MotoGP kendati tak ragu memesiunkan beberapa cetakan motor saat rider-nya sudah tidak lagi mentas di ajang tersebut. Yuk intip nomor motor berapa saja yang sudah dipensiunkan.

7. 48 Milik Shoya Tomizawa

Salah satu bagian yang dipensiunkan adalah 48. Nomor motor ini diketahui merupakan milik pembalap asal Jepang, yakni Shoya Tomizawa.

Shoya Tomizawa

Pihak MotoGP memutuskan memesiunkan nomor balap ini sebagai penghormatan kepada Tomizawa. Sebab, sang pembalap diketahui meregang nyawa akibat penderitaan hebat di Sirkuit Misano, San Marino, Italia.

6. 74 Milik Daijiro Kato

Penghormatan pihak MotoGP kepada pembalap Jepang dengan memesiunkan nomor motor khusus tak hanya dilakukan kepada Shoya Tomizawa. Tetapi, hal itu juga dikerjakan kepada Daijiro Kato.

Daijiro Kato

Sama seperti Tomizawa, pihak MotoGP memesiunkan nomor 74 karena Daijiro Kato meninggal dunia saat menjalani balapan. Tepatnya, hal itu dialami Daijiro Kato pada 2003 saat menjalani balapan di Sirkuit Suzuka, Jepang.

5. 39 Hak Luis Salom

Di urutan kelima, ada nama Luis Salom. Nomor motor andalannya, yakni 39 juga diputuskan untuk dipensiunkan dari pentas MotoGP. Keputusan ini diambil pihak MotoGP sesudah Luis Salom meninggal dunia.

Luis Salom

Mengambil Salom tak tertolong setelah menemui kecelakaan hebat di GP Catalunya pada 2016. Motornya menabrak dinding pembatas di tikungan 13 masa menjalani sesi latihan bebas ke-2 di kelas Moto2.