Menpora dan Menteri PUPR Bahas Kesiapan Infrastruktur PON 2024 di Aceh dan Sumut

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, bertemu dengan Menteri Pekerjaan Ijmal dan Perumahan Rakyat (PU PR) Basuki Hadimuljono dan jajarannya dalam Taman Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (1/2/2021) pagi WIB. Menariknya, pertemuan di ruangan terbuka itu membahas persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 yang akan diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Melahirkan.

Diskusi yang membicarakan kesiapan infrastruktur olahraga ini semakin menarik karena dilakukan di rajin disamping lobi utama Kementerian PUPR dan di bawah sinar matahari pagi. Lokasi dipilih karena mengingat kondisi masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Baca juga Menpora Coba Beri Saran Terkait Anju PON 2024

“Saya bertemu Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono) bersama Ketua KONI Aceh Muzakir Manaf, kemudian juga ada Pengantara Ketua Komisi VI DPR MENODAI Aria Bima serta Ketua DPRD Aceh Dahlan Jamaluddin. Pertemuan tersebut yakni membicarakan tentang persiapan PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara, ” ucap Zainudin, di dalam keterangan pers yang diterima Okezone.

“Pertemuan yang sangat menarik ya, tidak didalam ruangan, tapi di taman dekat pintu masuk lobby Departemen PUPR. Pertemuan terbuka dan tersedia sinar matahari, ” lanjutnya.

Menpora dan Menteri PUPR

Di dalam kesempatan itu, Menpora RI beriringan Ketua KONI Aceh menyampaikan aplikasi untuk dibantu pembangunan infrastruktur olahraga di Aceh. Saling koordinasi diantara kedua daerah menjadi kunci untuk menyukseskan PON 2024. Selain tersebut, kesiapan masterplan juga bagian situasi yang terpenting untuk disiapkan.

Baca juga Menpora Indikasikan Tim nasional Indonesia Divaksin Covid-19

“Kita sudah sampaikan bahwa harus ada perencanaannya, ada masterplan. Minus itu kita tidak tahu apa yang akan dibantu oleh Kementerian PUPR. Nah, nanti dari coli itu disampaikan, ” jelas Zainudin.

Seperti diketahui, pengamalan PON 2024 ini nantinya jadi pengalaman pertama yang dilaksanakan pada dua provinsi berbeda. Kedua daerah tersebut yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Surat Keputusan (SK) penetapan juga telah diberikan secara langsung oleh Menpora RI Zainudin Amali.

(fzy)